Responsive Ads Here

Selasa, 01 Oktober 2019

DIsparpora Bukittinggi Berikan Pelatihan Gratis Untuk Pengelola Dan Pemilik Homestay

Keberadaan homestay di kota Bukittinggi meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini. Untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para pengunjung, pemerintah kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga memberikan pelatihan untuk pengelolaan homestay ini.

Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari dan berlangsung di Hotel Rocky.

Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Suzi Yanti mengatakan bahwa homestay telah menjadi salah satu pilihan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Bukittinggi.

"Ketika Bukittinggi padat dengan pengunjung, tentunya homestay akan menjadi pilihan bagi mereka untuk menghabiskan malam. Kami dari Disparpora mengajak para pengelola dan pemilik homestay untuk menyediakan layanan terbaik bagi para pengunjung. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan terkait dengan kepariwisataan, sadar wisata dan sapta pesona," jelasnya.

DIsparpora Bukittinggi Berikan Pelatihan Gratis Untuk Pengelola Dan Pemilik Homestay

Pelatihan pengelolaan dan manajemen homestay ini diikuti oleh sekitar 40 peserta dengan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pemahamam mengenai bagaimana mengelola homestay dengan benar sehingga melahirkan kesan yang baik untuk para pengunjung.

Sementara itu, Sekretaris Disparpora Bukittinggi, Antoni Samawil menjelaskan bahwa Bukittinggi telah berbenah untuk dapat menjadi tempat wisata utama di Sumatera Barat dikarenakan ikon utama dari Sumatera Barat ada di Bukittinggi. Akan tetapi hal tersebut akan sulit untuk berjalan maksimal jika tanpa adanya dukungan dari masyarakat terutama para stakeholder industri pariwisata.

"Layanan homestay yang diberikan tentu akan membawa kesan berbeda untuk para pengunjung. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman dan kebersamaan mengenai bagaimana pengunjung akan mendapatkan pelayanan yang baik dari homestay," jelasnya.

Pengelolaan kepariwisataan Bukittinggi dinilai sudah semakin baik. Kota Bukittinggi telah dapat dijangkau oleh smeua wisatawan dari berbagai golongan dan tingkatan ekonomi. Walaupun banyak wisatawan yang datang dari luar daerah merupakan pengunjung dari luar kota dan berbagai latar belakang akan tetapi Kota Bukittinggi tetaplah memperhatikan kearifan lokal.

"Termasuk pelayanan homestay di Bukittinggi yang akan terus ditingkatkan dengan mempertahankan ciri khas dari budaya dan kearifan lokal kita," jelas Antoni Samawil.

Pelatihan ini menghadirkan beberapa narasumber yang diantaranya adalah Sekretaris Disparpora dan juga praktisi kepariwisataan Sumatera Barat, Syafroni Falian, Ketua DPC ASPPI Bukittinggi, M. Subari dan beberapa pelaku kepariwisataan di Sumatera Barat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar