B-Hotel Nets

Responsive Ads Here

Senin, 01 Maret 2021

Pendapatan Hotel Dan Resort Di Maryland Tahun Fiskal 2019 Memecahkan Rekor

Operasional resort terintegrasi yaitu hotel dan casino berhasil mencatatkan rekor pendapatan fiskal terakhir.

Bersama dengan lotere dan togel yang dioperasikan oleh negara bagian, enam resort yang dimiliki oleh swasta berhasil mencatatkan penjualan dan pendapatan mencapai 4 miliar dollar AS untuk fiskal 2019. Sebanyak 1,3 miliar dolalr akan masuk kedalam negara bagian sebagai kontribusi wajib yang dimana meningkat 4,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Permainan lotere dan togel yang termasuk didalamnya scratch card, Mega Millions, Powerball, Keno dan berbagai permainan lainnya termasuk lotere dan togel online mencatatkan rekor penjualan 2,2 miliar dollar AS dengan pertumbuhan 7,5 persen dibandingkan periode sebelumnya. Pihak casino dan hotel sendiri berhasil mencatatkan pendapatan yang memecahkan rekor sebesar 1,8 miliar dollar AS dengan pertumbuhan 4,9 persen dibandingkan tahun fiskal 2018.

Pendapatan Hotel Dan Resort Di Maryland Tahun Fiskal 2019 Memecahkan Rekor

Angka yang begitu baik tersebut tidaklah terpengaruh oleh grafik naik turun yang dimiliki oleh Horsehoe Casino di Baltimore yang dimana pendapatan tahunan mereka jatuh selama 12 bulan terakhir. Resort yang berada di South Baltimore ini hanya mencatatkan pendapatan sebesar 19,4 juta dollar AS pada bulan lalu yang dimana sama dengan penurunan 5,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Pihak ofisial dari perusahaan berharap bahwa proyek baru yang tengah dikembangkan seperti distrik hiburan yang direncanakan dan fasilitas Topgolf yang tengah dibangun disebebelah resort akan dapat membawa konsumen baru dan meningkatkan pendapatan dalam jangka panjang.

Live Casino & Hotel yang berada di Anne Arundel County berhasil mencatatkan hasil yang lebih baik dengan tumbuh 11 bulan dari 12 bulan dan mencatatkan pendapatan 49,3 juta dollar AS pada bulan lalu. MGM National Harbor di Prince George County menjadi penghasil terbesar dengan 60,8 juta dollar AS atau naik 4,1 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Jumlah kontribusi yang untuk Dana Pendidikan juga memecahkan rekor yaitu 542,7 juta dollar AS. Dana Pendidikan tersebut akan didedikasikan khusus untuk pendidikan publik termasuk didalamnya adalah proyek renovasi dan pembangunan sekolah. Dana Pendidikan ini juga akan digunakan untuk mengerjakan proyek yang direkomendasikan oleh Kirwan Commission yang dimana mencoba untuk meningkatkan pendanaan ratusan juta dollar setiap tahunnya.

Kamis, 17 Oktober 2019

Ostic Guest House Yang Nyaman Dan Murah Dengan Akses Di Tengah Kota Yogyakarta

Memiliki rencana untuk traveling dengan dana tipis ke Yogyakarta? Nah, terdapat satu guest house yang bernama Ostic House yang cukup ramah untuk solo traveler dan female traveler.

Walaupun pilihan karma yang tersedia hanya kelas dorm alias harus berbagi dengan traveler lain tapi tidak akan mengurangi kenyamanan. Harga kamar yang tersedia juga cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp 75 ribu per malam untuk 1 orang. Terdapat 2 pilihan kasur, mulai dari yang single atas bawah hingga king size.

Ostic Guest House Yang Nyaman Dan Murah Dengan Akses Di Tengah Kota Yogyakarta

Hal lainnya adalah pengunjung dari guest house ini sebagian besar adalah orang asing atau tulis mancanegara. Ostic House ini cukup populer bagi turis asing karena pengelola beserta staf dari guest house ini sudah cukup menguasai Bahasa Inggris selain itu mereka juga menyediakan program untuk menemani para tamu untuk jalan-jalan di kota Yogyakarta.

Selain dari segi harga yang cukup murah, guest house ini juga memiliki gaya penataan interior yang cukup menarik sehingga cocok untuk dijadikan latar belakang untuk mengambil foto. Selain itu, pengelola juga menyediakan perpustakaan mini untuk pengunjung yang hobi membaca buku.

Ostic Guest House Yang Nyaman Dan Murah Dengan Akses Di Tengah Kota Yogyakarta

Ostic House ini juga cukup memperhatikan faktor kenyamanan lainnya seperti kebersihan yang dimana baik kamar dan kamar mandi dibersihkan setiap harinya.

Untuk traveler yang baru pertama kali ke Yogyakarta, guest house ini sangat mudah dijangkau yaitu hanya 10 menit dengan jalan kaki dari stasiun ataupun Malioboro.

Minggu, 06 Oktober 2019

Aston Ciloto Telah Melakukan Topping Off Dan Ditargetkan Sudah Dapat Digunakan Pada Lebaran 2020

Pengembang PT Indra Megah Makmur yang membangun kondotel Aston di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat dari pertengahan 2018 kini telah memasuki tahan penutupan atap atau topping off. Dengan ini maka pembangunan Aston Ciloto telah mencapai 40 persen.

Direktur Pemasaran PT Indra Megah Makmur, Fritz Bonar Panggabean menjelaskan bahwa dana yang dianggarkan untuk membangun kondotel ini adalah Rp 250 miliar yang terdiri dari 205 unit kamar dan 6 unit villa.

"Kondotel ini nantinya akan menjadi salah satu destinasi baru di kawasan puncak dengan target segmen menengah keatas. Proyek ini juga dapat menjadi sarana investasi yang menarik dan potensial," kata Fritz.

Aston Ciloto Telah Melakukan Topping Off Dan Ditargetkan Sudah Dapat Digunakan Pada Lebaran 2020

Adapun, rencananya, kamar yang disewakan akan dibanderol Rp 1,3 juta per malamnya sedangkan untuk villa seharga Rp 3 juta per malam.

Selain itu, Aston Ciloto juga menawarkan kesempatan bagi para investor ataupun masyarakat yang tertarik berinvestasi jangka panjang. Dari 205 unit yang disediakan, 140-an akan dilepas ke publik dengan harga bervariatif antara Rp 1,8 miliar hingga Rp 2 miliar dan saat ini telah terjual 113 unit.
"Saat ini penjualan sudah mencapai 40 persen dan keuntungan yang didapat cukup banyak seperti imbal hasil yang mencapai 15 persen per tahun, voucher menginap dan juga kenaikan harga untuk jangka waktu lima tahun mendatang," kata Friz.

Menurutnya, Puncak adalah pilihan karena telah menjadi salah satu tujuan utama orang Jakarta.
"Puncak itu tidak pernah kehilangan daya tariknya walaupun memang mungkin diperlukan ada beberapa perbaikan infrastruktur. Ada 30 ribu kendaraan lebih setiap akhir pekan yang mengunjungi Puncak. Di sisi hotel bintang 4 itu jarang, kalau melihat tetangga kami yang tingkat okupansinya tinggi sehingga kami optimis bisa terjual habis pada tahun ini," lanjutnya.

Fritz juga menjelaskan bahwa Aston Ciloto diperkirakan sudah dapat mulai beroperasi sebelum atau setelah Idul Fitri 2020 yang akan datang supaya dapat menyerap wisatawan yang berkunjung ke Puncak pada liburan Idul Fitri.

Marina Bay Sands Akan Lakukan Pembangunan Menara Keempat

Destinasi ikonik Singapore sekaligus salah satu resort terbesar di Asia Tenggara, Marina Bay Sands akan menambah menara keempat yang baru sebagai tambahan dari tiga menara yang telah ada saat ini. Total investasi yang akan dikeluarkan akan mencapai 3,3 miliar dollar AS dengan target untuk menarik lebih banyak pengunjung internasional ke resort tersebut.

"Kami saat ini berencana untuk membangun all-suite hotel yang mana akan menawarkan standar layanan, fitur dan hiburan pada level tertinggi. Ini akan menargetkan pengunjung internasional yang menginginkan layanan terbaik," kata George Tanasijevich, President dan CEO dari Marina Bay Sands.

Dirinya mengatakan bahwa proyek perluasan ini akan memberikan kesempatan yang besar untuk membuat Marina Bay Sands dan Singapore menjadi destinasi pariwisata yang lebih baik.

Marina Bay Sands Akan Lakukan Pembangunan Menara Keempat

Terletak di lokasi Marina Bay Sands saat ini, element penting dari pengembangan ini akan menghadirkan arena dengan 15 ribu tempat duduk dan tambahan MICE selain menara hotel mewah.

"Tiket konser di Singapore merupakan salah satu yang paling tinggi di dunia saat ini dan sebagai hasilnya, jumlah konsumen potensial menjadi semakin sedikit," kata Tanasijevich.

Arena dengan 15 ribu tempat duduk ini akan membuat harga tiket menajdi lebih seimbang dengan keadaan industri dan membuat setia acara menjadi lebih dapat diakses oleh konsumen. Ini tentunya akan meningkatkan jumlah acara musik di Singapore.

Arena baru ini juga sangat cocok untuk grup MICE yang ingin mengadakan sesi pertemuan besar dan konferensi besar yang membutuhkan tempat duduk hingga 15 ribu orang dalam satu sesi.

Pengaturan pada arena akan juga lebih akomodatif yang dimana dapat digabungkan dengan berbagai pengaturan teknis dibandingkan fasilitas MICE yang dimiliki saat ini.

Saat ini perhitungan awal dana yang dibutuhkan untuk melakukan pembangunan menara keempat ini sektiar 3,3 miliar dollar AS dan lama pengerjaan belum diumumkan ke publik.

Moshe Safdie yang merupakan arsitek yang berkantor di Boston dan menjadi desainer dari Marina Bay Sands akan kembali menjadi arsitek untuk menara keempat ini. Aedas and Gensler juga akan mengambil bagian dengan bertanggung jawab untuk desain beberapa elemen pada bangunan.

Marin Bay Sands terdiri dari tiga menara hotel dengan Sands Sky Park berada di atasnya. Resort ini memiliki 2.500 kamar dan suites pada lantai 55 keatas. Resort ini menjadi resort terbesar di Singapore dan juga menjadi lokasi judi Singapore terpercaya karena memiliki atrium terbesar di dunia yang menampung 500 meja judi dan 1.600 mesin slot.

Sekiter 11,1 juta pengunjung mancanegara mengunjungi Singapore pada periode Januari hingga Juli tahun ini.

Selasa, 01 Oktober 2019

Homestay Di Desa Wisata Pinge Kecipratan Rezeki Selama Porprov Bali XIV

Porprov Bali XIV yang digelar di Kabupaten Tabanan tidak hanya berurusan dengan atlet ataupun medali akan tetapi juga membawa rezeki untuk bagi pemilik homestay di desa wisata yang berada di Tabanan. Salah satu desa yang mendapatkan dampak positif dari Porprov Bali XIV ini adalah Desa Wisata Pinge yang berada di Desa Tua, Kecamatan Marga karena menjadi pilihan beberapa kontingen untuk menginap.

Pengelola Desa Wisata Pinge, Anak Agung Ngurah mengatakan bahwa kamar yang telah disewa di Desa Wisata Pinge telah mencapai 19 kamar dengan sebanyak 12 kamar yang telah ditempati oleh para atlet dan panitia. Para atlet tersebut berasal dari Karangasem dan Denpasar.

"Pada ajang ini kami menyediakan 75 kamar, jadi masih tersisa cukup banyak," jelasnya.

Homestay Di Desa Wisata Pinge Kecipratan Rezeki Selama Porprov Bali XIV

Menurut Agung Ngurah, kontingen yang menginap di Desa Wisata Pinge selain Denpasar dan Karangasem juga terdapat yang berasal dari Kabupaten Bangil serta beberapa panitia dan juri pada Porprov Bali 2019. Hal ini disebabkan oleh Banjar Pinge menjadi salah satu venue balap sepeda.

"Para kontingen sudah menginap di Pinge beberapa hari yang lalu," lanjut Agung.

Ongkos sewa kamar di Desa Wisata ini dibanderol Rp 300 ribu per hari yang dapat ditempati oleh dua orang. Tarif sewa tersebut sudah termasuk sarapan dan makan malam.

"Porprov ini tentunya berdampak pada penambahan pemesanan kamar jika dibandingkan hari biasanya terutama Bandar Pinge akan menjadi venue balap sepeda," tegasnya.

Selain homestay, warung makan yang ada disekitar Desa Wisata Pinge juga memetik dampak ini dikarenakan para atlet juga banyak berbelanja ke warung sehingga memberikan penambahan rezeki bagi warga setempat.

Dalam rangka untuk menghibur para atlet karena sudah berjuang keras maka pada saat penyerahan mendali cabang olahraga balap sepeda akan ditambahkan sedikit hiburan dari masyarakat lokal Pinge.
"Kami akan menghibur atlet dengan tari-tarian pada hari penyerahaan mendali karena seluruh atlet dan panitia akan berkumpul," ungkap Agung.

Sementara itu, Ketua Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Tabanan, I Gusti Bagus Damara mengungkapkan bahwa seluruh hotel dan homestay di Tabanan telah dipesan oleh kontingen. Bahkan beberapa homestay di Desa Wisata Pinge dan Nyambu juga mendapatkan manfaat dari Porprov Bari 2019.

"Semua mendapatkan manfaat, bahkan Desa Wisata Pinge dan Nyambu juga mendapatkan rezeki walaupun jumlah pastinya belum diketahui sama sekali," jelasnya.

Menurut Damara, sekitar 80 persen homestay dan hotel akan mendapatkan tambahan pemasukan dari event ini terutama yang sewanya tidak terlalu mahal.

"Lokasi seperti di Tanah Lot, Kerambitan dan Pupuan sudah hampir penuh ditempati. Dari segi pariwisata, dampak positifnya sudah terasa di Tabanan ini," ungkapnya.

Damara juga mengharapkan setelah Porprov Bali 2019, fasilitas olahraga yang sudah memenuhi standard event nasional, internasional dan Asia dapat dirawat sehingga dapat digunakan untuk event besar lainnya. Dengan adanya kontinuitas ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara olahraga dan pariwisata.

"Kami dari PHRI mengharapkan KONI telah merancang hal ini dari awal. Dengan melihat peluang dengan sport tourism ini tentunya diharapkan pariwisata di Tabanan bisa terus bergeliat," tandasnya.

DIsparpora Bukittinggi Berikan Pelatihan Gratis Untuk Pengelola Dan Pemilik Homestay

Keberadaan homestay di kota Bukittinggi meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini. Untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para pengunjung, pemerintah kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga memberikan pelatihan untuk pengelolaan homestay ini.

Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari dan berlangsung di Hotel Rocky.

Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Suzi Yanti mengatakan bahwa homestay telah menjadi salah satu pilihan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Bukittinggi.

"Ketika Bukittinggi padat dengan pengunjung, tentunya homestay akan menjadi pilihan bagi mereka untuk menghabiskan malam. Kami dari Disparpora mengajak para pengelola dan pemilik homestay untuk menyediakan layanan terbaik bagi para pengunjung. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan terkait dengan kepariwisataan, sadar wisata dan sapta pesona," jelasnya.

DIsparpora Bukittinggi Berikan Pelatihan Gratis Untuk Pengelola Dan Pemilik Homestay

Pelatihan pengelolaan dan manajemen homestay ini diikuti oleh sekitar 40 peserta dengan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pemahamam mengenai bagaimana mengelola homestay dengan benar sehingga melahirkan kesan yang baik untuk para pengunjung.

Sementara itu, Sekretaris Disparpora Bukittinggi, Antoni Samawil menjelaskan bahwa Bukittinggi telah berbenah untuk dapat menjadi tempat wisata utama di Sumatera Barat dikarenakan ikon utama dari Sumatera Barat ada di Bukittinggi. Akan tetapi hal tersebut akan sulit untuk berjalan maksimal jika tanpa adanya dukungan dari masyarakat terutama para stakeholder industri pariwisata.

"Layanan homestay yang diberikan tentu akan membawa kesan berbeda untuk para pengunjung. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman dan kebersamaan mengenai bagaimana pengunjung akan mendapatkan pelayanan yang baik dari homestay," jelasnya.

Pengelolaan kepariwisataan Bukittinggi dinilai sudah semakin baik. Kota Bukittinggi telah dapat dijangkau oleh smeua wisatawan dari berbagai golongan dan tingkatan ekonomi. Walaupun banyak wisatawan yang datang dari luar daerah merupakan pengunjung dari luar kota dan berbagai latar belakang akan tetapi Kota Bukittinggi tetaplah memperhatikan kearifan lokal.

"Termasuk pelayanan homestay di Bukittinggi yang akan terus ditingkatkan dengan mempertahankan ciri khas dari budaya dan kearifan lokal kita," jelas Antoni Samawil.

Pelatihan ini menghadirkan beberapa narasumber yang diantaranya adalah Sekretaris Disparpora dan juga praktisi kepariwisataan Sumatera Barat, Syafroni Falian, Ketua DPC ASPPI Bukittinggi, M. Subari dan beberapa pelaku kepariwisataan di Sumatera Barat.

Senin, 23 September 2019

Persaingan Yang Ketat Membuat Pengusaha Homestay Ubud Banting Harga

Menjamurnya hotel dengan budget rendah atau Budget Hotel di Ubud sehingga membuat eksitensi dari homestay milik warga lokal menjadi terancam merupakan sebuah kabar yang benar adanya.
Wayan Adi Sumiarta yang merupakan pemilik dari Adiari Homestay yang berada di Padang Tegal, Ubud mengakui bahwa terdapat penurunan pendapatan pada homestay yang dimilikinya. Penurunan tersebut bahkan sudah terjadi dari tahun 2012.

Bahkan saat ini, para pemilik homestay tidak lagi hanya sekedar menyewakan kamar akan tetapi juga juga menjalankan pekerjaan sampingan menjadi driver dan guide bagi para wisatawan.

"Yang saya tahu itu dari tahun 2012 itu sudah ada gejala penurunan pada beberapa homestay. Penyebabnya karena banyaknya budget hotel yang terus bermunculan di Ubud ini. Dalam 2-3 tahun belakangan ini penurunannya semakin terasa," kata Adi.

Persaingan Yang Ketat Membuat Pengusaha Homestay Ubud Banting Harga

Dengan banyaknya Budget Hotel di Ubud, membuat para pemilik homestay seperti Adi membanting harga dari homestay yang mereka miliki.

"Ada rekan sesama pemilik homestay yang berpendapat bahwa daripada kamar kosong lebih baik disewakan dengan harga yang lebih murah sehingga ada pemasukan untuk menutupi biaya operasi," jelasnya.

Sebagai perbandingan, sebelum tahun 2012, pada low season para pemilik homestay ini dapat menyewakan kamar dengan harga paling murah Rp 300 ribu per malam sedangkan pada high season, harga bisa mencapai dua kali lipat.

"Saya ingat sebelum 2012 itu ketika high season semua homestay bisa penuh, bahkan ada wisatawan yang terpaksa harus tidur di balai dangin karena tidak mendapatkan kamar," tambahnya.

"Kalau sekarang ini boro-boro bisa penuh, high season saja bisa terisi dua kamar sehari saja sudah sangat bagus," lanjutnya.

Pria yang saat ini berprofesi sebagai seorang pengacara ini mengatakan bahwa pada low season paling laku adalah 1 kamar dan itu pun tidak rutin setiap hari dan harganya juga tidak dapat dijual dengan harga setinggi sebelum 2012.

"Kalau high season bisa jual Rp 200 ribu per malam dan saat low season itu Rp 150 ribu per malam itu pun harus beruntung betul karena biasanya pasti ada yang menjatuhkan harga," ungkapnya.

Ketika disinggung terkait dengan ketatnya persaingan di Ubud, Adi menjelaskan bahwa persaingan saat ini sudah sangat ketat tidak hanya diantara para pengusaha homestay akan tetapi dengan pengusaha budget hotel.

Adi memberikan perbandingan, sebelumnya di wilayah Banjar hanya ada beberapa warga yang menyediakan homestay akan tetapi saat ini hampir semua sudah menyediakan homestay dengan minimal ada 4 kamar.

"Jadi dapat dibayangkan ketatnya gimana saat ini. Belum lagi persaingan dengan para budget hotel semakin membuat pangsa pasar dari wisatawan yang akan menginap di homestay semakin berkurang," akunya.