B-Hotel Nets

Responsive Ads Here

Senin, 16 September 2019

Millenium Hotel Sirih Jakarta Bagikan Diskon 25 Persen Untuk Rayakan HUT Ke-25

Genap berusia 25 tahun melayani para tamu dari Jakarta ataupun luar Jakarta dan bahkan luar negeri membuat bulan September menjadi bulan yang sangat istimewa untuk Millenium Hotel Sirih Jakarta.

Untuk merayakan HUT ke-25 yang jatuh pada bulan ini, Millenium Hotel Sirih Jakarta menghadirkan berbagai promo dan diskon menarik. Mulai dar kopi bercampur pisang di Lobby Lounge hingga lembutnya kue coklat berisi selai stroberi dan gurinya Bebek Hainan yang kaya akan rempah-rempah pilihan. Promo ini berlaku di Lobby Lounge, Cafe Sirih dan Art & Bakery Corner Millenium Hotel Sirih Jakarta untuk bulan September 2019.

Millenium Hotel Sirih Jakarta Bagikan Diskon 25 Persen Untuk Rayakan HUT Ke-25

Menyambut peryaan ulang tahun ke-25, Hotel Sirih Jakarta hadir dengan promo istimewa. Promo seperti diskon 25 persen untuk menu Ala Carte hingga Sunday Dimsum Feast yang menawarkan diskon yang sama yaitu 25 persen dari Rp 260 ribu utnuk dua orang menjadi hanya Rp 195 ribu.

Untuk menu di Cafe Sirih seperti Cheese Cake dan sop buntut yang menjadi menu paling populer di Cafe Sirih juga mendapatkan potongan 25 persen. Selain Cheese Cake dan sop buntut, Cafe Sirih juga menghadirkan menu yang dipastikan akan memanjakan lidah anad seperti bebek Hainan, tenderloin, oxtail ganemo, ayam betutu dan pan seared salmon.

Bebek Hainan patut dicoba jika anda ingin mencoba makanan dengan rasa gurih. Perpaduan antara nasi yang pulen dan gurih dengan daging bebek yang lembut dan empuk membuat menu ini menjadi menu yang layak untuk dicoba. Penggunaan rempah-rempah pilihan semakin membuat menu ini kaya akan rasa yang dimana sangat cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai makanan yang memiliki cita rasa yang kaya. Menu bebek Hainan ini sendiri dijual dengan harga Rp 120 ribu pada hari normal sehingga selama bulan September anda akan mendapatkan diskon 25 persen untuk sebuah menu dengan kualitas bintang lima.

Pendapatan Hotel Dan Resort Di Maryland Tahun Fiskal 2019 Memecahkan Rekor

Operasional resort terintegrasi yaitu hotel dan casino berhasil mencatatkan rekor pendapatan fiskal terakhir.

Bersama dengan lotere dan togel yang dioperasikan oleh negara bagian, enam resort yang dimiliki oleh swasta berhasil mencatatkan penjualan dan pendapatan mencapai 4 miliar dollar AS untuk fiskal 2019. Sebanyak 1,3 miliar dolalr akan masuk kedalam negara bagian sebagai kontribusi wajib yang dimana meningkat 4,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Permainan lotere dan togel yang termasuk didalamnya scratch card, Mega Millions, Powerball, Keno dan berbagai permainan lainnya termasuk lotere dan togel online mencatatkan rekor penjualan 2,2 miliar dollar AS dengan pertumbuhan 7,5 persen dibandingkan periode sebelumnya. Pihak casino dan hotel sendiri berhasil mencatatkan pendapatan yang memecahkan rekor sebesar 1,8 miliar dollar AS dengan pertumbuhan 4,9 persen dibandingkan tahun fiskal 2018.

Pendapatan Hotel Dan Resort Di Maryland Tahun Fiskal 2019 Memecahkan Rekor

Angka yang begitu baik tersebut tidaklah terpengaruh oleh grafik naik turun yang dimiliki oleh Horsehoe Casino di Baltimore yang dimana pendapatan tahunan mereka jatuh selama 12 bulan terakhir. Resort yang berada di South Baltimore ini hanya mencatatkan pendapatan sebesar 19,4 juta dollar AS pada bulan lalu yang dimana sama dengan penurunan 5,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Pihak ofisial dari perusahaan berharap bahwa proyek baru yang tengah dikembangkan seperti distrik hiburan yang direncanakan dan fasilitas Topgolf yang tengah dibangun disebebelah resort akan dapat membawa konsumen baru dan meningkatkan pendapatan dalam jangka panjang.

Live Casino & Hotel yang berada di Anne Arundel County berhasil mencatatkan hasil yang lebih baik dengan tumbuh 11 bulan dari 12 bulan dan mencatatkan pendapatan 49,3 juta dollar AS pada bulan lalu. MGM National Harbor di Prince George County menjadi penghasil terbesar dengan 60,8 juta dollar AS atau naik 4,1 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Jumlah kontribusi yang untuk Dana Pendidikan juga memecahkan rekor yaitu 542,7 juta dollar AS. Dana Pendidikan tersebut akan didedikasikan khusus untuk pendidikan publik termasuk didalamnya adalah proyek renovasi dan pembangunan sekolah. Dana Pendidikan ini juga akan digunakan untuk mengerjakan proyek yang direkomendasikan oleh Kirwan Commission yang dimana mencoba untuk meningkatkan pendanaan ratusan juta dollar setiap tahunnya.

Selasa, 10 September 2019

Hotel The Rinra Makassar Bagikan Promo Hingga Diskon 70 Persen

Hotel The Rinra Makassar kembali menghadirkan promo khusus untuk edisi September 2019. Dengan menggunakan tema Suites September, Promo ini menawarkan potongan harga hingga mencapai 70 persen.

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh oleh konsumen adalah sarapan untuk dua orang, free akses ke infinity pool dan juga fitnes center.

konsumen juga akan mendapat keuntungan yaitu free mini bar, cake, wifi dan termasuk free kelas Zumba pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Jumat.

Hotel The Rinra Makassar Bagikan Promo Hingga Diskon 70 Persen

Yang menjadi lebih menarik adalah adanya gratis eksklusif makan malam untuk dua orang.

Untuk harga sendiri ditentukan oleh tipe kamar yang dipilih. The Rinra Makassar sendiri memiliki 5 jenis kamar yaitu Premier Suite, Prestige Suite, Oceana Suite, Pavilion Suite dan Presiden Suite.

Untuk harganya, Premier Suite dari harga Rp 4,2 juta menjadi Rp 1,470 juta, Prestige Suite dari Rp 5,7 juta menjadi Rp 2,565 juta, Oceana Suite dari Rp 10 juta menjadi Rp 3 juta, Pavilion Suite dari Rp 15 juta menjadi Rp 4,5 juta dan terakhir President Suite dari RP 35 juta menjadi Rp 15,570 juta.

Ketika dikonfirmasi mengenai promo tersebut, Manager Pemasaran dan PR dari The Rinra, Azis Munawir membenarkan promo spesila pada bulan September ini.

"Iya betul, sedang ada promo. Kapan lagi dapat menginap di kamar suite dengan harga yang sangat terjangkau. Diskonnya sampai 70 persen ditambah dengan tambahan fasilitas seperti sarapan untuk dua orang dan kelas Zumba," katanya.

Menurut Aziz, promo ini hanyalah berlaku untuk bulan September ini.

"Semoga promo ini akan meningkatkan tingkat okupansi The Rinra," harapnya.

Guest House Yang Menawarkan Nuansa Asri Dan Hijau Di Bantul

Menepi dari hiruk pikuk kota ke pedesaan tentunya menjadi suatu hal yang luar biasa untuk akhir pekan ataupun liburan. Berdiri di tengah hamparan sawah, Paddy D'Sawah Guest House dapat menjadi pilihan yang pas untuk anda menginap dan bermalam di Yogyakarta.

Penginapan ini tidak hanya menawarkan pemandangan sawah yang hijau dan asri akan tetapi juga bangunan yang didominasi oleh bambu membuat nuansa alam yang semakin kental sehingga dapat membuat para pengunjungnya betah berada di sini.

Paddy D'Sawah berlokasi di Ganjuran, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul. Untuk posisi tepatnya, guest house ini berada tepat dibelakang dari Gereja Ganjuran Bantul yang cukup terkenal di Bantul.

Guest House Yang Menawarkan Nuansa Asri Dan Hijau Di Bantul

Awalnya, guest house ini banyak digunakan oleh para pelancong atau wisatawan yang hendak mengunjungi Gereja Ganjuran akan tetapi seiring dengan waktu para pengunjung tidak hanya terbatas pada orang yang ingin berkunjung ke gereja akan tetapi juga wisatawan domestik dan mancanegara.

Ruli Indrajati, pemilik dari Paddy D'Sawah ini menjelaskan bahwa penginapa tersebut dibuka pada bulan Maret 2017. Ketika dibuka, pengunjung yang berkunjung ke guest house miliknya tersebut hanya 15 orang hingga 20 orang per bulannya yang dimana sebagian besar adalah tamu dari Gereja Ganjuran.

"Makin lama makin banyak yang datang tidak hanya dari tamu gereja akan tetapi juga wisatawan mulai dari Jakarta, Surabaya bahkan ada beberapa wisatawan yang berasal dari Perancis, Italia dan Amerika," ungkapnya.

Menurutnya para pengunjung cukup menikmati apa yang ditawarkan oleh penginapannya tersebut. Tidak hanya permandangan alam yang sangat alami akan tetapi juga bangunan yang klasik.

"Begitu bangun tidur, buka jendela yang terlihat adalah hamparan sawah, bukan lalu lalang kendaraan sehingga kesannya tenang. Itu yang banyak orang suka," jelas Ruli.

Ruli juga menyediakana berbagai jenis kopi yang dapat dinikmati oleh para pengunjungnya. Sebagian besar kopi tersebut merupakan kopi lokal seperti Kopi Merapi, Kopi Muria dan Kopi Temanggung.

Untuk kamar yang disediakan oleh Paddy D'Sawah ini cukup beragam dengan kamar terbaik adalah kamar berukuran 9 x 4 meter dengan harga Rp 300 ribu per malam, kamar standard dengan harga Rp 200 ribu per malam dan kamar termurah adalah dengan harga Rp 150 ribu per malam.

"Kita ada juga kamar untuk traveller seharga Rp 50 ribu permalam yang dimana sama seperti kamar backpacker yang berbagi kamar dengan wisatawan lain dengan model ranjang tingkat," jelasnya.

Rabu, 04 September 2019

Operator Hotel Dan Resort Asal Hongkong Karena Terlambat Membayar Perpanjangan Izin

Seorang pejabat senior di otoritas judi dan permainan Pulau Saipan merekomendasikan pada pertemuan otoritas tersebut bulan ini bahwa pemegang izin tunggal untuk operasi resort, hotel dan casino di Pulau Pasifik tersebut, Imperial Pacific International LLC harus didenda 375 ribu dollar AS untuk keterlambatan pembayaran biaya izin tahunan sebesar 15 juta dollar AS.

Imperial Pacific International (CNMI) merupakan salah satu unit bisnis yang dimiliki oleh Pacific International Holdings Ltd yang terdaftar di Hongkong. Perusahaan tersebut disebutkan menyelesaikan pembayaran izin tahunan tersebut pada 27 Agustus yang dimana menurut Direktur Eksekutif dari Commonwealth Casino Commission, Edward Guerrero telah terlambat 15 hari dari tenggak waktu yang ditentukan sehingga sangat wajar jika didenda sebesar 25 ribu dollar AS per hari untuk keterlambatan tersebut.

Operator Hotel Dan Resort Asal Hongkong Karena Terlambat Membayar Perpanjangan Izin

Menurut Guerrero, pihak otoritas casino di Saipan yang merupakan pulau utama dari Persemakmuran Pulau Mariana Utara yang berada di bawah yuridiksi Amerika Serikat memiliki hak untuk menerbitkan peringatan atau bahkan denda untuk Imperial Pacific jika terbukti melakukan pelanggaran yang dikenal dengan nama Perjanjian Izin Casino.

Pihak Imperial Pacific sendiri telah menjelaskan alasan mengapa terdapat keterlambatan dalam pembayara tersebut. Imperial Pacific mengklaim bahwa mereka sesungguhnya telah membayar 10 juta dollar AS kepada Departemen Tanah Publik sebagai deposit yang berhubungan dengan beberapa upaya penggalangan dana. Menurut Guerrero, biaya izin tahunan tersebut dan deposit penggalangan dana merupakan urusan yang terpisah dan harus ditangani sebagai masalah yang terpisah dan independen.

Penyelesaian dari Imperial Pacific Resort Casino telah ditunda untuk beberapa kali dikarenakan pengembang yang harus melakukan upaya penggalangan dana beberapa kali untuk menyelesaikan bangunan tersebut. Imperial Pacific Resort Casino ini direncanakan akan menyediakan berbagai permainan judi casino terpercaya seperti blackjack, roulette dan baccarrat dengan menargetkan pasar China dan beberapa negara kepulauan di Samudera Pasific

Pemerintah Kota Yogyakarta Tengah Menyiapkan Aturan Terkait Homestay

Homestay telah menjadi salah satu pilihan akomodasi baru dalam pariwisata, tidak terkecuali di Yogyakarta. Hanya saja, hingga saat ini belum ada standard yang mengatur mengenai homestay yang dapat digunakan untuk menjadi tempat wisatawan menginap. Menyadari hal ini tentunya dapat berpengaruh pada tingkat kenyamanan dari para wisatawan. Pemerintah Kota Yogyakarta menyadari masalah tersebut dan bergerak cepat untuk menentukan standard dari homestay di kota tersebut.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa aturan terkait dengan syarat dan standardisasi yang mengatur pengelolaan bisnis homestay akan segera dikeluarkan. Akan tetapi, penyusunan baru akan dilakukan setelah pemerintah kota menyelesaikan penyusunan aturan mengenai batasan usaha dan syarat bagi hotel bintang 4 dan 5.

"Aturan dan standardisasi dari pengelolan homestay akan segera di susun. Aturan ini memiliki tujuan untuk memastikan wisatawan mendapatkan kenyamanan dan sekaligus menjaga supaya tidak terdapat masalah sosial di tengah masyarakat," jelas Heroe.

Pemerintah Kota Yogyakarta Tengah Menyiapkan Aturan Terkait Homestay

Saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta tengah membuka kesempatan untuk membuka bisnis homestay di tengah moratorium penerbitan izin bagi hotel berbintang 1 hingga 3. Bisnis homestay ini dianggap dapat menghasilkan keuntungan bagi masyarakat. Di samping itu, banyaknya jumlah homestay juga dipercaya dapat mengembangkan industri wisata di Kota Yogyakarta.

Walaupun begitu, kemunculan dari homestay yang cukup banyak di Yogyakarta bukanlah tidak memiliki masalah. Ditengah perkembangan homestay, terdapat masalah di tengah masyarakat terkait dengan pengelolaan homestay yang berasal dari rumah dengan status kontrak untuk menjalankan usaha terseut.

Mengatasi masalah tersebut, Heroe memastikan bahwa pemerintah kota akan membuat aturan yang terkait dengan status bangunan yang dapat digunakan untuk menyelenggarakan bisnis homestay. Pemerintah juga akan membuat ketentuan fasilitas yang harus ada dalam bisnis homestay.

"Tentunya akan ada aturan terkait dengan status bangunan yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis homestay berikut dengan fasilitas apa yang harus ada dan sistem pengelolaannya," jelasnya.

Heroe menjelaskan bahwa penyusunan aturan terkait standard pengelolaan homestay akan melibatkan berbagai pihak seperti organisasi perangkat daerah di Pemkot Yogyakarta, masyarakat hingga para stake holder di Kota Yogyakarta. Pelibatan banyak pihak disebabkan oleh masukan dari berbagai pihak terkait bisnis ini cukup diperlukan oleh pemerintah kota.

"Bagaimanapun juga, masyarakat di wilayah akan bersinggungan langsung dengan keberadaan bisnis homestay ini jika diizinkan," jelasnya.

Sejauh ini, jumlah homestay di Yogyakarta belum diketahui karena belum terdata sama sekali. Akan tetapi, untuk jenis akomodasi lainnya seperti hotel berbintang telah mencapai 82 hotel menurut data BPS pada tahun 2017. Sementara itu, untuk hotel non-bintang telah mencapai angka 356 hotel.

Terkait dengan aturan homestay ini, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Prawirodirjan Ajar Permono sangat mendukung karena menurutnya banyak sekali bangunan yang dikontrakan oleh pemilik aslinya dan berubah menjadi homestay. Hal ini menurutnya menimbulkan masalah sosial di tengah masyarakat.

"Pemilik bangunan biasanya tinggal di luar kota. Mereka menyewakan dan terkadang ada tamu yang diduga membawa minuman keras sehingga masyarakat menjadi resah," jelasnya.

Rabu, 28 Agustus 2019

Pemilik Hotel Di Kota Bogor Targetkan Pasar Baru Sebagai Respon Pemindahan Ibukota

Keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur yaitu tepatnya ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara baru-baru membuat sektor ekonomi mulai menyusun ulang strategi mereka termasuk sektor perhotelan dikarenakan pemindahan ini akan membuat beberapa instansi pemerintah akan dipindahkan dari kementerian hingga bank sentral.

Para pengusaha tersebut mengaku khawatir bahwa pemindahan ini akan memberikan dampak bagi bisnis mereka salah satunya adalah menurunnya tingkat okupansi hotel di Bogor, Jawa Barat.
Ketua Badan Pimpinan Cabang PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menjelaskan bahwa kegiatan pemerintah yang dilakukan hotel seperti semintar hingga rapat memiliki kontribusi pendapatan yang cukup besar untuk bisnis hotel.

"Kalau pemerintah pusat dipindah secara otomatis Bogor tidak akan lagi menjadi salah satu lokasi MICE," kata Yuno.

Sejauh ini, instansi pemerintah dianggap seabgai salah satu pengguna atau penyewa terbesar untuk MICE dibandingkan korporasi dan perusahaan swasta.

Pemilik Hotel Di Kota Bogor Targetkan Pasar Baru Sebagai Respon Pemindahan Ibukota

"Kota Bogor itu okupansinay sekitar 60-70 persen pada week day yang dimana sebagian besar diisi oleh konsumen dari instansi pemerintah untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti rapat hingga seminar dan penyuluhan," kata Yuno.

Dirinya menceritakan bahwa pada 1 Desember 2014, pemerintah mengeluarkan surat edaran kepada setiap instansi pemerintah baik itu pusat maupun daerah terkait perlarangan penggunaan fasilitas hotel untuk kepentingan MICE dari PNS.

Kebijakan tersebut dianggap langsung berdampak untuk sektor perhotelan di Indonesia terutama Bogor yang dimana tingkat okupansi langsung menurun.

"Itu salah satunya. Kebijakan pelarangan saja berdampak dengan penurunan apalagi ini pemindahan kementerian. Bisa saja tidak ada aktivitas sama sekali," kata Yuno.

Walaupun proses pemindahan belum akan dilakukan dalam jangka waktu dekat, akan tetapi beberapa pengusaha perhotelan di Bogor telah mulai berpikir keras bagaimana untuk dapat lepas dari ketergantungan dari acara pemerintah sebagai salah satu sumber pendapatan.

"Setelah diumumkan kemarin itu berarti pemindahan ini positif dan kita harus mencari segmen baru kecuali pergantian Presiden pada 2024 setelah Presiden Jokowi mengambil keputusan pembatalan pemindahan mengingat Indonesia kan begitu, ganti kepala ganti kebijakan," jelasnya.

Menurutnya, untuk dapat meningkatkan okupansi, hotel akan fokus untuk menggarap segmen wisatawan, pebisnis dan keluarga sekaligus harus adanya kerja sama antara para pelaku usaha perhotelan.

"Membentuk segmen market baru itu harus bersama-sama tidak bisa sendiri-diri karena hal ini menyangkut bagaimana mengemas perhotelan di Bogoro termasuk juga meningkatkan kualitas SDM," lanjut Yuno.

Pemkot Bogor juga diharapkan dapat memberikan terobosan dalam pemasaran pariwisata dengan mengembangkan destinasi wisata yang telah ada dan menyelenggarakan berbagai atraksi wisata secara berkala. Salah satu contohnya adalah even seni budaya, kerajinan, kuliner ataupun wisata olahraga yang kerap didegungkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Pengembangan atraksi wisata secara berkala tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bogor sehingga bisnis perhotelan dapat tetap bertahan ketika pemindahan pusat pemerintah di laksananak.

"Jangan sampai terlena dengan destinasi wisata yang sudah ada saat ini karena wisata itu berhubungan dengan trend semakin tidak dikembangkan wisata maka akan semakin menurun. Saat ini Kabupaten Bogor tengah gencar membangun tempat wisata. Kalau kita sudah tidak memiliki lahan yang dapat mengakomodasi hal tersebut sehingga jika tidak memiliki terobosan maka bisa kalah bersaing dengan daerah lain," terangnya.

Kondisi tersebut juga akan terjadi di hotel yang berada di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sebagian hotel yang berada di sana juga memiliki target pasar penyewaan fasilitas untuk kebutuhan instansi pemerintah.

"Walaupun banyak objek wisata akan tetapi hari ini pangsa pasarnya masih dari instansi pemerintah untuk keperluan MICE," jelas Boboy Ruswanto yang merupakan Wakil Ketua BPC PHRI Kabupaten Bogor.

Untuk mengantisipasi hal ini, beberapa pengusaha hotel di Kabupaten Bogor telah mengambil ancang-ancang dengan mengubah strategi pemasaran terutama mereka yang berada di Puncak.

"Dari kementerian yang menggunakan fasilitas hotel di Kabupaten Bogor saat ini hanya tersisa 20 persen karena sebagian telah mengalihkan ke Kota Bogor walaupun begitu pemindahan ini pasti akan berpengaruh besar terutama ketika kabarnya ada sekitar 1 sampai 1,5 juta PNS yang akan ikut pindah," jelas Boboy.