Responsive Ads Here

Jumat, 26 Juni 2020

Horison Ultima Bandung Adakan Acara Untuk Dukung Perempuan Dan Anak Selama Pandemi COVID-19

Hotel Horison Ultima Bandung menggelar acara dengan tajuk "Satukan Hati untuk Perempuan dan Anak dalam menghadapi Pandemi COVID-19" yang bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DP3AKB juga berbagai elemen masyarakat di Bandung dan Jawa Barat untuk peduli dan bersinergi dalam membantu perempuan dan anak-anak dalam menghadpai pandemi COVID-19 didalam memperingati ulang tahun Horison Ultima Bandung yang ke-28.

GM Horison Ultima Bandung, Atik Damarjati menyatakan bahwa perempuan adalah ibu bangsa dan anak-anak masa depan dari bangsa sehingga alasan inilah yang mendorong Horison Ultima Bandung mengadakan acara ini.

"Alasan yang lebih khusus lagi kami merasa tersentuh dan terinspirasi ketika berkunjung ke Kementerian PPPA secara langsung mendengar keinginan dari Ibu Menteri Bintang yang tulus ingin berempati dan membantu para perempuan dan anak-anak di Bandung terutama ketika menghadapi COVID-19," jelasnya.

Horison Ultima Bandung Adakan Acara Untuk Dukung Perempuan Dan Anak Selama Pandemi COVID-19

Dalam acara ini protokol new normal dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku seperti penyemprotan mobil ketika masuk ke area parkir, pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan. Semua undangan diharuskan untuk menggunakan masker dan sarung tangan serta adanya jaga jarak sosial yang diberlakukan dengan pengaturan tempat duduk dengan jarak antara satu sama lainnya dan tempat acara pun diselenggarakan pada tempat terbuka yaitu diarea kolam renang.

Acara dihadiri langsung oleh Menter PPPA yang juga politisi PDI-P, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Ketua Dekranasda Jawa Barat yang juga istri dari Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil dan Ir. Poppy Sophia Bakur serta berbagai elemen masyarakat yang telah pedulu. Para undangan pun hanya dibatasi sebanyak 30 orang didalam ruangan dengan mematuhi protokol kesehatan untuk penyelenggaraan acara pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Didalam sambutannya, Atik mengatakan bahwa sesuai dengan visi dari Horison untuk menjadi sebuah perusahaan hospitality kelas dunia yang menggabungkan unsur kearifan lokal dengan kekhasan Indonesia. Horison telah memasukan unsur budaya lokal didalam pembuatan arsitektur bangunan yaitu atap langit-langit lobby yang berbentuk "Perahu Terbalik" yang terinspirasi dari dongeng masyarakat Jawa Barat yaitu kisah Tangkuban Perahu.

Pada ulang tahun yang ke-28 ini, Horison Ultima Bandung juga berkomitmen unutk memberikan pelayanan terbaik untuk para tamu dengan menerapkan protokol Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal dan siap untuk bersinergi untuk mendukung kemajuan pariwisata Jawa Barat dan sekitarnya serta mengharapkan nama Horison Ultima Bandung dapat menjadi legenda di hati masyarakat seperti kisah Tangkuban Perahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar