Responsive Ads Here

Kamis, 20 Juni 2019

Pemkot Batam Selenggarakan Pelatihan Dan Pendampingan Untuk Kembangkan Homestay Di Pulau

Pemkot Batam, Kepulauan Riau mengharapkan para warga yang tinggal di pulau-pulau penyangga sekitar Pulau Batam daapt memanfaatkan potensi yang ada di pulau nya untuk mengembangkan sektor pariwisata diwilayahnya dengan salah satunya adalah mendirikan homestay.

"Kami memberikan pelatihan manajemen homestay kepada sekitar 43 warga pulau dan kampung tua untuk mengembakan homestay berbasis masyarakat," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata.

Ardi menjelaskan bahwa pemberdayaan rumah warga untuk menjadi homestay adalah bagian program yang dirancang Pemkot Batam untuk menjadikan pulau-pulau penyangga tersebut dapat menjadi kekuatan pariwisata bagi Kota Batam sekaligus membantu menggerakan perekonomian warga lokal.

Pemkot Batam Selenggarakan Pelatihan Dan Pendampingan Untuk Kembangkan Homestay Di Pulau

"Homestay ini akan menjadi kekuatan di sektor wisata batam nantinya. Sangat berpotensi untuk dikembangkan walaupun saat ini sudah ada beberapa akan tetapi masih membutuhkan perbaikan terutama di bidang manajemen sekaligus service," katanya.

Dijelaskan bahwa pengembangan homestay ini juga memerlukan perhatian terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat menjadi daya tarik untuk turis seperti kebudayaan ataupun objek wisata. Oleh sebab itu, pengembangan homestay ini tidak dapat dilakukan perorangan akan tetapi harus dilakukan melalui kerjasama kelompok.

Dirinya mencontohkan beberapa objek wisata yang dapat menarik wisatawan seperti pembuatan kerajinan tangan, memasak kuliner khas Melayu hingga membuat kue tradisional.

"Banyak hal yang bisa dilakukan, jika turisnya menyukai suasana laut anda juga bisa mengajaknya untuk memancing," kata Ardi.

Untuk tahap awal, Homestay ini akan dikembangkan diwilayah Batubesar Nongsa, Pulau Ngenang, Kampung Kelembak, pulau di Kecamatan Galang, Setokok Kecamatan Bulang dan pulau di Kecamatan Belakangpadang.

Untuk mengembangkan potensi yang dimiliki di pulau-pulau penyangga tersebut, Pemkot Batam mengadakan workshop dan pelatihan yang dihadiri oleh para pelatih dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia atau ASSPI Kepulauan Riau dan Kementerian Pariwisata. Workshop atau pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teori akan tetapi juga akan dilangsungka pratik langsung dilapangan.

"Rencananya di dua keluruhan yaitu Nongsa di Kelembak dan Sekanak Raya di Belakangpadang," jelas Ketua Panitia, Risi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar