Responsive Ads Here

Jumat, 27 Desember 2019

Homestay Di Dieng Naikan Harga 25 Persen Karena Tingkat Okupansi Yang Tinggi

Pengelola homestay atau penginapan di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah menaikkan tarif sebesar 25 persen dari harga normal menyusul tingginya okupansi hunian penginapan pada liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Ketua Paguyuban Homestay Dieng Kulon Kecamatan Batur, Banjarnegara, Fortuna Dyah Setyowati menjelaskan bahwa rata-rata penginapan menaikkan tarif kamarnya sekitar 25 persen dari harga normal. Harga kamar yang biasanya Rp 200 ribu dinaikkan menjadi Rp 250 ribu, Rp 300 ribu naik menjadi Rp 375 ribu dan seterusnya.

"Sebagian besar naikkan harganya, walaupun beberapa tidak menaikkan harga. Tapi kebanyakan ya karena liburan ada kenaikan, rata-rata 25 persen," katanya.

Homestay Di Dieng Naikan Harga 25 Persen Karena Tingkat Okupansi Yang Tinggi

Meski harga dinaikkan, dia menyebut tidak ada perbedaan signifikan layanan penginapan antara hari normal dengan masa libur panjang ini. Standar layanan yang disediakan homestay ini meliputi air hangat, kopi, sarapan dan cemilan khas Dieng untuk pagi hari.

Dia mengatakan bahwa pada libur Natal kali ini terdapat kenaikan tingkat hunian sekitar 50 persen. Tingkat pesanan diperkirakan akan terus naik hingga satu atau dua hari sebelum malam pergantian tahun.

"Kemungkinan akan naik lagi karena biasanya akan semakin padat jelang malam pergantian tahun," jelasnya.

Fortuna Dyah menjelaskan bahwa pada masa liburan Natal 2019 ini, sebagian besar wisatawan berasal dari wisatawan lokal. Namun, ada juga beberapa wisatawan mancanegara walaupun jumlahnya masih cukup terbatas.

Pekan ini, homestay yang dikelola oleh Fortuna Dyah kedatangan wisatawan yang berasal dari Malaysia dan Singapura padahal wisatawan mancanegara lebih banyak datang ke Dieng pada bulan Maret ataupun April.

"Desember kebanyakan lokal. Kalau yang luar negeri itu banyak pada Maret dan April. Kalau Desember ini sebagian besar itu wisatawan domestik. Liburan sekolah itu, kemarin sudah mulai terisi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa di Dieng Kulon terdapat 150 homestay yang dikelola masyarakat. Jumlah tersebut hampir setengah dari total jumlah Homestay di Dieng yaitu 400-an homestay.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar