Responsive Ads Here

Senin, 28 Oktober 2019

Bupati Gianyar Berikan Pengecualian Homestay Diluar Zonasi Pariwisata Selama Piala Dunia U-20

Pemkab Gianyar menyambut baik Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan pada tahun 2021 karena salah satu venue pertandingan direncanakan berada di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali.

Bahkan, Bupati Gianyar telah menyiapkan berbagai opsi untuk ikut menyukseskan perhelatan tersebut jika Stadion Dipta benar-benar dipilih untuk menjadi venue Piala Dunia U-20.

Dalam menjamin kesuksesan event tersebut, Bupati Gianyar, Made Mahayastra tengah mencari strategi untuk menyikapi hal-hal yang dinilai dapat menjadi persoalan. Mulai dari sterilisasi stadion hingga tempat menginap bagi para pendukung tim yang akan bertanding di Gianyar nantinya.

Dalam standard sterilisasi stadion yang dimiliki oleh FIFA disebutkan bahwa jarak sepanjang 100 meter dari stadion harus steril dari bangunan. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dari event yang diselenggarakan oleh FIFA.

Bupati Gianyar Berikan Pengecualian Homestay Diluar Zonasi Pariwisata Selama Piala Dunia U-20

Namun yang terjadi di Stadion Dipta adalah terdapat banyak bangunan yang berada di dekat dengan stadion. Mulai dari pemukiman hingga warung dan bangunan komersil seperti dealer.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra tidak membantah hal tersebut merupakan persoalan dari Stadion Dipta. Oleh karena itu, dirinya tengha melakukan kajian terkait hal tersebut.

Akan tetapi, pihaknya berharap bahwa FIFA dapat memberikan kebijakan karena dirinay yakin bahwa perhelatan ini akan berjalan baik dan kondusif walaupun terdapat bangunan disekitar stadion.

"Mudah-mudahan dapat dikecualikan. Standard FIFA itu kan demi keamanan. Akan tetapi karena ini adalah Bali maka kami yakinkan bahwa keamanannya terjamin. Mudah-mudahkan bisa diberikan kebijakan oleh FIFA terutama pertandingan yang dimainkan di Stadion Dipta jarang terjadi aksi anarkis antar suporter," jelasnya.

Namun jika kebijakan tersebut tidak diberikan maka Mahayastra telah menyiapkan opsi yaitu dengan cara mengosongkan ataupun melarang operasi dari bangunan tersebut selama event berlangsung.

"Nanti kita akan lakukan pendekatan kepada pemilik toko, dealer dan perumahan yaitu setelah selesai pertandingan baru balik kesana. Kan memang ada solusi seperti itu. Sebab sudah pasti ketika kegiatan dimulai, toko didepan tidak boleh berjualan," jelasnya.

Terkait pemenuhan penginapan untuk suporter tim yang datang, Mahayastra memberikan pengecualian untuk masyarakat yang berada di luar zonasi untu membuka homestay sementara sepanjang Piala Dunia U-20.

"Selama ini yang boleh membuka fasilitas penginapan hanya ada di Ubud karena itu merupakan zonasi pariwisata akan tetapi sepanjang Piala Dunia kami mempersilahkan masyarakat yang diluar zona untuk membuka homestay sementara," jelasnya.

Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar merupakan salah satu kandidat venue pertandingan Piala Dunia U-20 dari 10 kandidat venue yang tengah di godok oleh PSSI dan pemerintah.

Nantinya FIFA akan memilih enam atau delapan lokasi yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 di tahun 2021 yang dijadwalkan akan dimainkan pada 20 Mei hingga 11 Juni 2021 yang diikuti oleh 24 negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar