Responsive Ads Here

Kamis, 18 Juli 2019

Kota Sawahlunto Akan Adakan Homestay Fair International 2019

Asosiasi Homestay Kota Sawahlunto akan menggelar Homestay Fair International 2019 yang dimana akan melibatkan para pelaku homestay yang berada di regional Asia Tenggara. Ditargetkan setidaknya 1.000 pelaku usaha bisnis homestay yang akan hadir dalam kegiatan yang digelar pada bulan September mendatang.

"Insya Allah Sawahlunto akan menjadi tuan rumah dari Homestay Fair International 2019 yang direncanakan akan diselenggarakan pada September mendatang," ungkap Ketua Asosiasi Homestay Kota Sawahlunto, Kamsri Benti.

Menurut Kamsri, pertemuan pada pelaku bisnis homestay ini akan menjadi ajang promosi secara besar-besaran untuk semua peserta yang mengikuti acara ini. Tentunya akan sangat penting untuk Sawahlunto yang menyandang status sebagai Warisan Dunia dari UNESCO melalui Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto.

Kota Sawahlunto Akan Adakan Homestay Fair International 2019

Menurut wanita yang telah lama berkecimpung dalam bidang promosi pariwisata di Sawahlunto tersebut, para peserta yang akan hadir adalah berasal dari negara yang ada di Asia Tenggara seperti Malaysia, Kamboja, Singapura, Thailand, Brunei dan negara lainnya.

Sementara itu untuk tingkat nasional, akan turut hadir adalah perwakilan dari Sumatera Selatan, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat beserta juga pelaku usaha homestay dari seluruh Indonesia. Ajang yang dulunya digelar dari dana pemerintah melalui kementerian ini diadakan 2 tahun sekali.

Setelah terhenti, Sawahlunto akhirnya berinisiasi untuk menggelar ajang tersebut kembali dengan melibatkan Pemkot Sawahlunto dan para pihak swasta beserta pelaku usaha homestay.

Kamsri melihat bahwa event ini akan memberikan dukungan bagi para pelaku usaha homestay. Mereka akan dapat menggunakan ajang ini untuk saling bertukar informasi dan pengalaman dalam menjalankan bisnis yang mereka miliki.

"Tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas pelayanan homestay. Tentunya tidak hanya masalah penginapan akan tetapi juga membahas usaha dan motivasi dari pelayanan pariwisata itu sendiri dikarenakan hal tersebut saling mendukung sama lain," jelasnya.

Untuk itu, event Homestay Fair International 2019 ini akan terdiri dari beberapa acara penting mulai dari seminar hingga penampilan kesenian dan budaya tradisional dari daerah masing-masing.

Asosiasi Homestay Sawahlunto sendiri saat ini telah memiliki sebanyak 53 anggota dengan 45 anggota merupakan anggota aktif. Penetapan status Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto telah memberikan efek positif untuk hunian homestay di Sawahlunto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar