B-Hotel Nets

Responsive Ads Here

Minggu, 23 Juni 2019

PELIJA Pertanyakan Pembangunan Hotel Pullman Yang Disebut Menyalahi Aturan

Peduli Lingkungan Jawa Barat atau PELIJA mempertanyakan ketegasan dari pemerintah daerah terkait pembangunan Hotel Pullman yang akan berdiri tepan didepan Gedung Sate yang juga merupakan kantor dari Gubernur Jawa Barat. Hal ini disebabkan hotel tersebut dianggap melanggar peraturan yang ada.

Sekretaris PELIJA Urik Yanto Prasetyo menjelaskan berdasarkan data yang dihimpun oleh pihaknya ditemukan bahwa pembangunan dari Hotel Pullman ini memiliki permasalahan pada AMDAL yang dianggap belum memenuhi persyaratan yang berlaku oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung.
Selain itu, Wali Kota Bandung sebelumnya yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jabar Ridwan Kamil pernah meminta kepada Dinas Cipta Karya untuk memeriksa kembali IMB yang dimiliki oleh hotel tersebut.

Lebih jauh, komunitas Bandung Heritage juga menganggap bahwa pendirian hotel ini telah menyalahi etika karena akan menghalangi pemandangan terhadap Gedung Sate yang telah dipilih menjadi salah satu heritage di Kota Bandung.

PELIJA Pertanyakan Pembangunan Hotel Pullman Yang Disebut Menyalahi Aturan

"Wali Kota saat ini pun menegaskan bahwa pembangunan ini tidak sesuai dengan IMB yang telah diterbitkan oleh Pemkot Bandung. Terdapat kelebihan lantai yang dibangun dan tidak sesuai dengan IMB yang dikeluarkan," ungkap komunitas tersebut.

Terkait pelanggaran IMB tersebut, pihak pemerintah diharapkan menerapkan penegakan tegas baik itu berupa pembongkaran untuk lantai yang tidak sesuai IMB atau meminta pembayaran denda kepada pihak hotel.

"Ini dapat diterapkan keduanya yaitu dengan memangkas kelebihan lantai sekaligus menerapkan denda untuk pelanggaran tersebut," ujar Urik.

Pelanggaran yang dilakukan oleh Hotel Pullman tersebut disinyalir telah menyalahi etika dan kebijakan tata ruang karena menutup wilayah resapan air di Kota Bandung. Dibangunnya Hotel Pullman ini mengakibatkan berkurangnya wilayah resapan air sekaligus embung di Bandung.

"Selain menghalangi Gedung Sate sebagai sebuah warisan dan ikon Jawa Barat, ketinggian hotel tersebut juga dikhawatirkan akan menggangu jalur penerbangan udara di Bandung terutama lokasi bandara Husein Sastranegara Bandung tidaklah jauh dari lokasi Hotel Pullman," tutupnya.

Otoritas Inggris Menyita Satu Hotel Mewah Terkait Pencucian Uang

NCA atau Badan Kriminal Nasional Inggris mengamankan aset bernilai jutaan pounds dari seorang perempuan setelah 8 tahun investigasi terkait dengan suami perempuan tersebut.

Amanda Nuttall yang merupakan pemenang lottere yang diselenggarakan agen togel terpercaya, National Lottery bersama dengan 2 rekannya disebutkan telah kehilangan hotel mewah yang mereka menangkan beserta dengan satu unit mobil Bentley seharga 100 ribu pounds ditambah dengan beberapa investasi yang mereka miliki.

Para penyidik memeriksa skandal dari Jonathan Nuttal mengatakan bahwa mereka telah menemukan jaringan pencucian uang internasional yang dimana terdapat ratusan juga pounds dipindahkan melalui rekening di Inggirs, Hongkong, Rusia dan Swiss.

Otoritas Inggris Menyita Satu Hotel Mewah Terkait Pencucian Uang

Dapat disinyali bahwa kekayaan yang dimiliki dari pemilik hotel mewah, White Horse Hotel di London ini didapatkan oleh Nuttal dengan cara yang tidak benar atau illegal. Uang-uang tersebut dimasukan kedalam rekening atas nama sang istri. Pasangan yang berasa dari Hampshire ini menyewa sebuah apartemen mewah seharga 2.000 pounds per minggu nya di area Belgravia, London. Mereka juga membangun sebuah kolam renang di rumah mereka di Hampshire, menyewa jet pribadi untuk mengunjungi Cannes dan Dubai serta berbelanja di Harrods.

Tuan Nuttal yang berusia 46 tahun disebut sebagai orang yang mengatu semua skandal ini dengan menggunakan nama istri serta rekannya untuk kepemilikan aset yang dia beli. Penyidik memeriksa sekitar 100 ribu transaksi yang melibatkan banyak perusahaan ketika aksi ini dilakukan.

"Kekayaan yang tidak wajar dari Jonathan Nuttal kemungkinan besar merupakan hasil dari tindakan melawan hukum yang dia berserta rekan dan orang dekatnya lakukan," kata Andy Lewis, yang merupakan Kepala NCA untuk Bidang Perampasan Aset.

"Dirinya tidak berkerja sendiri dalam hal ini. Hal ini dikarenakan dirinya membangun bisnisnya dengan membuat dirinya tidak memiliki satupun aset atas nama pribadi."

NCA mempercayai bahwa sebagian besar dana yang dihasilkan oleh Nuttal merupakan dana yang dia dapatkan dari pemerintah Rusia beserta dengan berbagai tindakan penipuan yang dilakukan di Inggris. Dana-dana tersebut diproses melalui jaringan perusahaan keuangan di Inggris, Rusia, Austria, Amerika Serikat, Seychelles dan Kroasia.

Nyonya Nuttall yang berusia 45 tahun adalah pemenang dari lotere agen togel terpercaya, National Lottery pada tahun 2008. Total kemenanganya yang dia dapatkan mencapai 2,5 juta pounds akan tetapi perempuan tersebut tidak pernah melaporkan bagaimana uang tersebut digunakan.

Secara total, NCA mengamankan 11 property yang dimana salah satunya adalah hotel mewah di Hampshire, White Horse Hotel dari tangan Nyonya Nuttall dan 2 tersangka lainnya.

Pengembang properti Eric Grove yang berasal dari Warwhickshire beserta Timothy Becker yang berasal dari London juga menyerakan beberapa aset terkait kasus ini.

Ketiga orang tersebut sepakat untuk menyerahkan aset yang disinyalir merupakan aset bermasalah untuk menghindari tuntutan penjara 15 hari.

"Memulihkan aset yang didapat secara illegar merupakan prioritas utama dari NCA dan kami sangat senang dengan komitmen kami terhadap penyidikan terhadap Tuan Nuttall dan para rekannya telah setuju untuk membayarkan ganti rugi," kata Lewis.

"Para tersangka memiliki posisi yang sangat dihormati di komunitas mereka karena kepentingan dari bisnis lokal. Tindakan kriminal tidaklah dapat ditebus pada kasus ini."

Penyidik pertama kali memunculkan nama Tuan Nuttall pada kasus penyitaan aset yang melibatkan penyelundup narkoba bernama Amir Azam yang juga disita asetnya sebesar 4 juta pounds.

Kamis, 20 Juni 2019

Pengunjung Disarankan Menginap Di Rumah Warga Jika Tidak Mendapat Homestay Ketika DCF

Dieng Culture Festival atau DCF akan diselenggarakan pada 2 Agustus 2019 nanti. Akan tetapi, homestay tersebut telah penuh dibooking oleh wisatawan yang akan mengikuti festival tahunan tersebut.

Ketua Pokdarwis Dieng Kulon Alif Fauzi menjelaskan bahwa saat ini homestay di Dieng telah habis dipesan oleh para peserta dari Dieng Culture Festival yang dimana sudah dipesan jauh-jauh hari sebelum festival diadakan.

"Sekarang sebagian ebsar homestay telah dibooking untuk DCF karena banyak peserta yang telah melakukan booking jauh-jauh hari. Mungkin takut tidak mendapatkan tempat menginap," jelas Alif Fauzi.

Pengunjung Disarankan Menginap Di Rumah Warga Jika Tidak Mendapat Homestay Ketika DCF

Walaupun begitu, habisnya homestay tidak akan menjadi kendala bagi para wisatawan untuk mengikuti acara ini karena beberapa warga juga dapat menyewakan kamar di rumah mereka untuk ditinggali selama event ini.

"Kalau berencana ke Dieng ketika DCF dan tidak dapat penginapan maka bisa menginap di rumah warga. Lokasinya bervariasi akan tetapi mayoritas tidaklah jauh dari lokasi DCF," lanjut Alif Fauzi.
Alif Fauzi mengatakan rumah-rumah warga yang dapat ditinggali tersebut tersebar di Simpangan, Karangtengah, Pawuhan dan Kepakisan.

"Ketika DCF memang harus segera memesan penginapan ataupun homestay karena jumlah pengunjung yang hadir itu tiap tahun naik walaupun homestay baru terus dibangun akan tetapi tidak bisa menutupi jumlah pengunjung yang datang sehingga yang tidak mendapatkan penginapan harus menginap di rumah warga," saran Alif Fauzi.

Kepala UPT Pengelolaan objek wisata Banjarnegara Aryadi Darwanto menjelaskan bahwa wisatawan dapat memesan akomodasi saat hari H pada event DCF akan tetapi tempat yang didapatkan itu adalah kamar di rumah warga.

"Bagi yang tidak dapat bisa langsung ke rumah-rumah warga atau bisa ditanyakan kepada tukang parkir untuk diarahkan. Harganya puny tidak begitu mahal yaitu berkisar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu," jelasnya.

Pemkot Batam Selenggarakan Pelatihan Dan Pendampingan Untuk Kembangkan Homestay Di Pulau

Pemkot Batam, Kepulauan Riau mengharapkan para warga yang tinggal di pulau-pulau penyangga sekitar Pulau Batam daapt memanfaatkan potensi yang ada di pulau nya untuk mengembangkan sektor pariwisata diwilayahnya dengan salah satunya adalah mendirikan homestay.

"Kami memberikan pelatihan manajemen homestay kepada sekitar 43 warga pulau dan kampung tua untuk mengembakan homestay berbasis masyarakat," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata.

Ardi menjelaskan bahwa pemberdayaan rumah warga untuk menjadi homestay adalah bagian program yang dirancang Pemkot Batam untuk menjadikan pulau-pulau penyangga tersebut dapat menjadi kekuatan pariwisata bagi Kota Batam sekaligus membantu menggerakan perekonomian warga lokal.

Pemkot Batam Selenggarakan Pelatihan Dan Pendampingan Untuk Kembangkan Homestay Di Pulau

"Homestay ini akan menjadi kekuatan di sektor wisata batam nantinya. Sangat berpotensi untuk dikembangkan walaupun saat ini sudah ada beberapa akan tetapi masih membutuhkan perbaikan terutama di bidang manajemen sekaligus service," katanya.

Dijelaskan bahwa pengembangan homestay ini juga memerlukan perhatian terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat menjadi daya tarik untuk turis seperti kebudayaan ataupun objek wisata. Oleh sebab itu, pengembangan homestay ini tidak dapat dilakukan perorangan akan tetapi harus dilakukan melalui kerjasama kelompok.

Dirinya mencontohkan beberapa objek wisata yang dapat menarik wisatawan seperti pembuatan kerajinan tangan, memasak kuliner khas Melayu hingga membuat kue tradisional.

"Banyak hal yang bisa dilakukan, jika turisnya menyukai suasana laut anda juga bisa mengajaknya untuk memancing," kata Ardi.

Untuk tahap awal, Homestay ini akan dikembangkan diwilayah Batubesar Nongsa, Pulau Ngenang, Kampung Kelembak, pulau di Kecamatan Galang, Setokok Kecamatan Bulang dan pulau di Kecamatan Belakangpadang.

Untuk mengembangkan potensi yang dimiliki di pulau-pulau penyangga tersebut, Pemkot Batam mengadakan workshop dan pelatihan yang dihadiri oleh para pelatih dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia atau ASSPI Kepulauan Riau dan Kementerian Pariwisata. Workshop atau pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teori akan tetapi juga akan dilangsungka pratik langsung dilapangan.

"Rencananya di dua keluruhan yaitu Nongsa di Kelembak dan Sekanak Raya di Belakangpadang," jelas Ketua Panitia, Risi.

Jumat, 14 Juni 2019

Sambut HUT Ke-2, Forriz Hotel Yogyakarta Lakukan Kerja Bakti

Forriz Hotel Yogyakarta mengawali acara perayaan Hari Ulang Tahun Ke-2 hotel tersebut berdiri dengan melaksanakan kerja bakti menjelang usia hotel yang akan masuk keusia ke-2 pada tanggal 22 Juni 2019. Forriz Hotel Yogyakarta memulai kerja bakti di Masjid Al Huda Ngadimulyo, Pakuncen, Wirobrajan bersama pengurus mesjid dan juga warga yang tinggak disekitar mesjid.

Jumat bersih merupakan pilihan hari dari Forriz Hotel untuk melaksanakan kerja bakti yang diikuti oleh jajaran manajemen dan beberapa staf yang merupakan wakil dari masing-masing bagian dalam kegiatan ini.

Sambut HUT Ke-2, Forriz Hotel Yogyakarta Lakukan Kerja Bakti

Kegiatan ini merupakan kegiatan awal atau pembuka dari serangkaian kegiatan kerja bakti lainnya yang tengah disusun oleh Forriz Hotel untuk memperingati tahun ke-2 hotel ini beroperasi. Selain itu kegiatan ini juga menjadi momen dari hotel ini memperingati pencapaian hotel ini menyandang status hotel bintang 4 di Yogyakarta yang baru saja dicapai.

"Dalam kegiatan, kami tidak hanya melakukan kerja bakti akan tetapi juga memberikan beberapa peralatan yang sesuai dengan kebutuhan mesjid. Selain itu, kami juga mengharapkan bahwa kegiatan kerja bakti ini dapat membawa semangat kontinuitas sehingga dapat bermanfaat untuk kelangsungan kegiatan-kegiatan sosial di lingkungan masyarakat di Yogyakarta," kata Elsa Wilatama Sales Executive Forriz Hotel Yogyakarta.

Kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk mendorong staf, manajemen dan karyawan yang bekerja di Forriz Hotel memiliki kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan dan sosial di sekitarnya sekaligus meningkatkan kebersamaan antara sesama karyawan di Forriz Hotel.

OHM Target Operasikan 17 Hotel Baru Hingga Akhir 2019

Alfaland Group terus gencar berekspansi pada lini bisnis hotel yang dimilikinya. Adapun perubahan yang mengoperasikan Omega Hotel Management ini tengah menargetkan untuk mengoperasikan 17 hotel hingga akhir tahun ini.

Ajeng Dwiyacita, Marketing Communication Manager Alfaland Group menyebutkan bahwa bulan depan pihaknya akan meresmikan 4 hotel baru. "1 hotel merupakan rebranding sedangkan 3 hotel merupakan hotel yang baru siap dibangun," katanya.

Untuk lokasi sendiri, 2 hotel akan berada di Medan sedangkan lainnya adalah Bengkulu dan Pekanbaru. Saat ini Omega Hotel telah mengoperasikan 11 hotel yang dimana 7 merupakan milik sendiri sedangkan sisanya merupakan kerjasama dengan pihak ketiga. Ajeng menjelaskan bahwa korporasinya saat ini tengah fokus untuk mengelola hotel pihak ketiga atau investor.

OHM Target Operasikan 17 Hotel Baru Hingga Akhir 2019

Untuk mengejar target 17 hotel hingga tahun ini, OHM membidik melakukan perjanjian dengan 10 hotel sedangkan untuk pembukaan hotel hotel baru yang dilakukan tahun ini berjumlah sekitar 5-6 hotel. Jika semua terealisasi maka OHM akan menambahkan sekitar 16-17 hotel baru yang mereka dioperasikan hingga akhir tahun ini.

OHM tidak hanya berekspansi di sisi barat Indonesia akan tetapi juga akan membuka jaringan hotel di sisi timur Indonesia yaitu di Papua yang rencananya akan di realisasikan pada pertengahan tahun depan.

Untuk jangka panjang Alfaland melalui OHM menargetkan dapat memiliki 50 hotel dalam jaringan hotel yang berada di bawah manajemen nya pada tahun 2022 baik itu hotel yang dimiliki sendiri ataupun berasal dari kerjasama dengan investor.

Ajeng menjelaskan bahwa perusahaannya kian percaya diri untuk melakukan ekspansi karena banyak investor yang memberikan kepercayaan kepada Omega Hotel Management karena jaringan OHM yang didirikan pada tahun 2013 terbukti dapat bersaing dengan operator hotel lainnya di Indonesia.

OHM Target Operasikan 17 Hotel Baru Hingga Akhir 2019

OHM sendiri mengandalkan sistem digitalisasi yang canggih ditambah SDM yang sudah terlatih untuk mengoperasikan hotel yang mereka miliki. Dari digitalisasi tersebutlah, investor akan dapat memantau perkembangan hotel yang mereka miliki secara real time mulai dari tingka okupansi hingga kualitas pelayanan yang dimiliki hotel tersebut.

"Kami sudah membangun sistem digitalisasi yang dimana akan mempermudah investor untuk ikut melakukan check and balance dengan pihak OHM untuk hotel yang mereka operasikan. Selain mempermudah investor, sistem ini merupakan sistem yang terintegrasi dengan sistem operasi hotel transparansi hotel yang dioperasikan OHM ini sangat transparan," tutupnya.

Rabu, 12 Juni 2019

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Bali merupakan destinasi wisata yang paling terkenal di Indonesia saat ini sehingga tidaklah mengherankan jika bisnis akomodasi di pulau yang dikenal dengan Pulau Dewata tersebut berkembang pesat. Banyaknya turis asing yang berkunjung ke Bali membuat akomodasi di pulau tersebut menjadi cukup mahal dengan harga mulai jutaan permalam. Walaupun begitu, bukanlah berarti tidaklah terdapat akomodasi yang lebih terjangkau di Bali.

Akomodasi terjangkau ini boleh dikatakan sebagai akomodasi yang ramah secara kantong akan tetapi secara kualitas layanan tidaklah kalah dengan hotel berbintang 5 sehingga dipastikan liburan anda akan terasa nyaman. Berikut ini adalah beberapa akomodasi yang cukup terjangkau di Bali.

1. White Dove Villa

Villa ini menawarkan menawarkan kamar standar yang tidak dilengkapi dengan sarapan. Walaupun begitu, secara fasilitas, akomodasi yang satu ini sudah dapat dikatakan sesuai standar seperti free WiFi, kamar mandi didalam kamar, AC disetiap kamar dan TV.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Destinasi yang dekat dengan White Dove Villa antara lain adalah Citraland Waterpark Denpasar, Pantai Double Six, Pantai Kuta, Beachwalk, Pantai Sanur dan lainnya.

Hotel ini berlokasi di Jalan Beringin No. 70, Canggu, Kuta Utara Bali dengan harga kamar per malam nya seharga Rp 222 ribuan.

2. Hotel Terrace At Kuta

Jika anda merasa White Dove Villa kurang nyaman maka anda bisa mencoba Hotel Terrace ini. Walaupun disebut hotel, akomodasi ini tidaklah begitu menguras kantong. Selain itu, hotel ini memiliki desain yang menawan sehingga dapat dijadikan spot untuk berfoto.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Untuk lokasi, Hotel Terrace ini dekat dengan Surf Cafe, Museum Kain, Pantai Kuta, Beachwalk dan Bandara Internasional Ngurah Rai.

Hotel ini berlokasi di Jalan Benesari No.2 Kuta, Bali dengan harga menginap per malam sekitar Rp 505 ribuan.

3. Tribe Theory Startup Village For Enterpreneurs

Dengan namanya yang cukup panjang, akomodasi ini bukanlah berarti sepi dari pengunjung. Sesuai dengan namanya, akomodasi ini membidik pasar wirausahawan atau enterpreneurs yang tengah berlibur akan tetapi tetap bisa mengakses pekerjaan mereka. Lebih spesifik ny adalah para pelaku usaha startup karena Tribe Theory Startup Village ini dilengkapi beberapa tambahan fasilitas untuk mendukung pekerjaan wisatawan didalam kamar seperti meja kerja dan akses internet.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Secara lokasi, akomodasi ini tergolong agak jauh dari pusat kota karena terletak di Jalan Bila, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali dengan harga per malam nya adalah Rp 264 ribuan.

4. Damar Emas Guest House

Akomodasi lain yang berada di Cangu adalah Damar Emas Guesthouse ini. Tempat ini sesungguhnya cukup jauh dari bandara karena berjalan 12 kilometer akan tetapi kenyamanan yang ditawarkan Damar Emas mungkin akan membuat anda tidak memperdulikan jarak dari Damar Emas ke bandara.
Fasilitas di Damar Emas Guesthouse dapat dikatakan sudah setara dengan hotel bintang tiga karena dilengkapi dengan kolam renang outdoor, WiFi, kamar mandi didalam kamar dan meja didalam kamar. Selain itu, Damar Emas juga memperbolehkan pengunjungnya untuk membatalkan pemesanan tanpa dikenakan biaya tambahan.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Damar Emas berada di Jalan Raya Padonan Gang Pondok Asri, Canggu, Kuta Utara, Bali dengan harga kamar sebesar Rp 355 ribu per malam.

5. The Oasis Kuta

The Oasis Kuta hanya berjarak sekitar 800 meter dari Pantai Kuta. Hotel ini dapat menjadi penginapan bagi anda bersama dengan keluarga yang ingin menginap di lokasi yang dekat dengan Pantai Kuta tapi dengan harga terjangkau. Akomodasi ini menyediakan 70 kamar yang dimana semuanya memiliki jendela yang menghadap ke kolam renang. Fasilitas yang ditawarkan oleh akomodasi ini antara lain spa, pool bar hingga bar dengan konsep kekinian.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

The Oasis Kuta berada di Jalan Bakung Sari, Kuta, Kabupaten Badung, Bali dan memiliki harga permalam sebesar Rp 321 ribuan.

6. Moon Bamboo

Akomodasi ini walaupun terjangkau akan tetapi mendapatkan cukup banyak respon positif di Google yaitu sebesar 4.6. Moon Bamboo dianggap sebagai lokasi yang cocok untuk retret selain itu lokasi nya juga dekat dengan Pantai Echo yang menawarkan suasana senja yang indah.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Moon Bamboo berada di Jalan Dalem Wr., Pererenan, mengwi, Canggu, Kuta Utara dengan harga per malam RP 254 ribuan.

7. Eden Hotel Kuta Bali

Pilihan terakhir adalah Eden Hotel Kuta. Hotel ini memiliki hal unik di area kolam renangnya yaiut Sunken Bar yang dapat digunakan orang para pengunjung untuk bercengkerama. Untuk masalah kenyamanan, hingga kini hampir tidak ada pengunjung yang memberikan komplain keras mengenai layanan hotel ini.

7 Akomodasi Murah Di Bali Yang Menyediakan Fasilitas Kolam Renang

Hotel ini memiliki harga per malam sebesar Rp 444 ribuan dan berada di Jalan Kartika Plaza 42, Kuta.

Itulah 7 akomodasi murah yang dapat anda gunakan ketika berkunjung ke Bali, yang paling penting semua akomodasi ini dilengkapi dengan kolam renang didalamnya.